Tuam dan Anggrek yang Hilang

39
Mereka menyebutku Tuam. Beberapa mengakui bahwa nama julukanku mengingatkan mereka pada sebuah kota yang terletak di negara Irlandia. Menurut referensi yang pernah kubaca, nama...

Air Bah Dini Hari

11
Pukul tiga dini hari. Mungkas terhempas dari mimpi. Napasnya masih tertatih. Telah beberapa hari ia bergulat dengan pikirannya sendiri. Sebagian dirinya masih ingin bekerja...

PERTIWI – Perjalanan Hati Sang Awing

4
Aku tumbuh di tanah yang kaya raya. Sebuah negara di mana aroma rempahnya mampu menghipnotis warga dari benua seberang untuk menetap di sini. Sebuah...
Gambar Asus Zenbook Seri terbaru warna Biru

Asus ZenBook, Sahabat Perjalanan Baru

62
“Lo beneran nulis, ya?” Pertanyaan Luci membuyarkan konsentrasi Widya. Seketika, tatapan Widya menuju ke arah sahabatnya. Namun, Luci sepertinya tidak menyadari keterkejutan Widya. Ia terus...

Luci dan Cinta yang Tak Pernah Sia-sia

4
“Astagfirullah!” Widya tercekat ketika Luci menepuk bahunya. Ia segera silangkan tangan di depan dada. Jangan sampai jantung gue ikut copot. Nggak lucu kalau gue...

Jodohku Terhalang Penjual Kerupuk

0
Jodoh tak akan pergi jauh ke mana, apalagi saat jodohmu bertubuh semampai (semeter limapuluh jika sedang melambai). Sungguh, tak banyak jumlah meter yang bisa...

Gie: Trilogi Narasi

65
Minggu Pagi Gie Minggu pagi ini aku bangun di dalam bungkusan kain. Aroma tanah basah menabrak indra penciuman dan gelap gulita menyergap penglihatan. Kupejamkan mata....
Cahaya Fajar yang Sabar dan Lembut menyinari Merbaru

Senja dan Cahaya Fajarku

56
Kau bertanya mengapa senja kerap dipandang istimewa. Seorang penulis bahkan pernah membukukan enam belas kisah tentang senja. Tidak tanggung-tanggung, sang penulis pun becerita tentang...

The Vi(r)gorous Duo

67
Bunyi alarm itu mengejutkanmu. Mengesalkanku. Ini hari Sabtu. Tepat dua jam setelah subuh. Tak sadarkah engkau, Kakakku? Kegaduhan itu tak berhenti sampai di situ....

Widya, Luci dan Kata Hati

12
“Are you okay?” Widya mengernyitkan dahi. Ia tak mengerti maksud pertanyaan sahabatnya, Luci. “Wid, are you okay?” Luci mengulangi pertanyaannya. “Ada apa sih, Ci? Kok lo...